Kawan Sore

Poker online domino qq capsa ceme gaple sakong

domino online

Dari Sisi Politik Petani Sawit RI Masih Sangat Rendah

Dari Sisi Politik Petani Sawit RI Masih Sangat Rendah

Dari Sisi Politik Petani Sawit RI Masih Sangat Rendah

Dari Sisi Politik Petani Sawit RI Masih Sangat Rendah

HidupQQ – Pemerintah Indonesia diakui mulai memperhatikan komoditas kelapa sawit. Hal ini karena sawit memiliki daya saing yang lebih tinggi dibandingkan komoditas lainnya. Tapi perhatian masih ekonomis tapi belum dari sisi politik.

“Dari sisi politik sama sekali tidak ada,” kata Pengamat Ekonomi Universitas Gadjah Mada (UGM) Tony Prasetiantono di Jakarta, Kamis (15/3/2018).

domino online

Kondisi ini, kata Tony, juga terjadi di sektor pertanian pada umumnya. Hingga saat ini, asosiasi petani tidak memiliki posisi tawar yang cukup dalam mempengaruhi kebijakan pemerintah atau partai demokrasi dalam pemilihan dan pemilihan presiden (pilpres).

domino qq

Menurut Tony, ini berbeda bila dibandingkan dengan negara-negara seperti Jepang dan Amerika Serikat. Posisi tawar-menawar dari asosiasi petani di negara ini sangat kuat. Padahal, jumlah petani di Jepang hanya sekitar 1 persen dari populasi Negara Bagian Matahari Terbit. Sedangkan AS hanya 5 persen. Seperti di Indonesia sekitar 35 persen dari total populasi.

domino online

Agen Domino – Meski hanya sejumlah kecil petani, namun Pemerintah Jepang dan Amerika Serikat sangat memperhatikan kemandirian program. Hal ini untuk menjaga daya tahan tubuh. Kebijakan yang ditempuh kedua negara juga terlihat melindungi sektor pertanian.

“Proteksi itu dalam bentuk harga, jangan sampai menyentuh harga dasar (harga dasar) .Jika tertabrak harga dasar berarti harganya terlalu murah. Kalau murah berarti disinsentif untuk petani, sedangkan petani di Jepang tinggal 1 persen. Petani kecil tidak dilindungi, mereka akan meninggalkan lahan pertanian. Jadi di Jepang posisi tawar petani sangat tinggi, “katanya.

domino online indonesia

Domino Online Indonesia – Sebaliknya, di Indonesia, pemerintah sebenarnya menerapkan harga jual (upper limit price). “Artinya, harga seharusnya tidak sampai ke plafon, jika terjadi plafon, pemerintah mengambil kebijakan impor. Jadi Indonesia lebih melindungi konsumen,” kata Tony.

Khususnya di sektor kelapa sawit, meski ada sekitar 20 juta orang yang bekerja di sektor ini, namun posisi tawar asosiasi juga lemah. “Ini karena para petani dan pelaku usaha sawit di Indonesia belum memiliki tradisi tawar menawar,” tambahnya.

Pemerintah harus mulai memberi perhatian politik pada pertanian, terutama kelapa sawit. “Pemerintah mungkin tidak sadar bahwa orang-orang yang bekerja di kelapa sawit cukup besar, sekitar 10 persen dari populasi yang memiliki hak untuk memilih. Untuk itu pemerintah masa depan harus lebih memperhatikan sektor pertanian,” katanya. agen domino

Di tempat yang sama, Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya mengatakan bahwa 20 juta orang adalah jumlah yang sangat besar. Oleh karena itu, asosiasi pengusaha kelapa sawit dan asosiasi petani kelapa sawit memiliki posisi tawar yang tinggi di setiap partai demokratis baik di tingkat lokal (pilkada) maupun nasional (pilpres).

Apalagi, dalam hal jumlah pemilih, pekerja memiliki nilai sendiri. Karena jumlah lot untuk area tertentu.

BACA ARTIKEL INI :

HIDUPQQ | Situs BandarQ Terpercaya Tahun 2018

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kawan Sore © 2017 Frontier Theme